PASURUAN, DIALOGMASA.com— Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rembang bersama Pemerintah Kecamatan Rembang memperkuat kolaborasi dalam mencegah aliran menyimpang dan berbagai persoalan sosial di masyarakat melalui rapat koordinasi dan pembinaan bertajuk Early Warning System (EWS), Rabu lalu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Pusaka Rembang l, Mochammad Irjik bersama Camat Rembang, Yudianto serta dihadiri jajaran penyuluh agama Islam, penghulu, dan mudin (amil/P3N) se-Kecamatan Rembang.
Program Early Warning System (EWS) difokuskan pada deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial keagamaan, seperti potensi gesekan sosial, aliran menyimpang, pencegahan pernikahan dini, hingga stunting yang menjadi perhatian bersama.
Kepala KUA Kecamatan Rembang menegaskan pentingnya kepekaan seluruh petugas di lapangan dalam mendeteksi potensi persoalan di tengah masyarakat.
“Pendekatan tabayyun atau klarifikasi serta dialog kekeluargaan sangat penting untuk meredam potensi konflik sejak dini agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih luas,” ujarnya kepada Dialogmasa, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, sinergi antara KUA, pemerintah kecamatan, penyuluh agama, penghulu, dan mudin menjadi langkah strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap persoalan sosial keagamaan di masyarakat.
Program tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan sebagai bentuk upaya bersama dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap dinamika sosial keagamaan yang berkembang di lingkungan masyarakat. (AL/WD)
